Posts

Showing posts from June, 2022

Makna Pertemuan Dengan-Nya di Akhirat

  Kata pertemuan dengan Allah (liqa’ Allah) disebutkan berulang-ulang dalam al-Qur’an yang benar-benar memiliki arti “kehadiran di akhirat” . Jelaslah maksud dari “pertemuan dengan Allah” bukanlah pertemuan secara fisik seperti halnya pertemuan manusia dengan manusia lainnya yang saling berhadapan. Tentunya kita memahami bahwa Allah bukanlah substansi fisis dan memiliki warna dan menempati ruangan, atau dapat kita lihat dengan kedua mata . Jadi, seperti yang dikatakan oleh sekelompok mufasir, malsud dari kata tersebut adalah tanda-tanda kekuasaan-Nya di alam akhirat, seperti karunia, ganjaran dan azab. Atau bisa juga ia berarti intuisi esoteris dalam hati atau jiwa,karena terkadang manusia mencapai suatu titik dimana ia dapat melihat Tuhan dihadapannya melalui mata hatinya (sebagaimana menurut Fahrur Razi ). Dalam keadaan seperti ini , keraguan tidak akan terus bersemayam dalam dirinya. Keadaan seperti ini dapat terjadi pada sebagian orang yang di dunia ini sebagai buah dari ...

Makna ‘Melihat ' Diri-Nya di Akhirat

Telah ditetapkan melalui dalil akal bahwa Tuhan tidaklah memiliki jasad dan berbentuk, tidaklah menempati sebuah ruangan dan waktu. Hal ini menjadi dalil bahwa Tuhan Yang Agung adalah zat yang tidak dapat dilihat. Namun, sebahagian kalangan penafsir menyatakan bahwa Tuhan akan menampakkan dirinya di hari kiamat, mereka berdalil bahwa hamba-hamba yang soleh akan melihat wujud Tuhan di hari kiamat, melalui ayat yang berbunyi: “Kepada Tuhannyalah mereka Melihat”. (QS. al-Qiyamah: 23). Apakah maksud ayat tersebut?   Adapun penglihatan adalah terbiasnya cahaya sesuatu pada lensa mata. Ketika proses pembiasan ini bekerja, maka akan terjadi ada ikatan antara yang sesuatu yang dilihat dan mata. Oleh karenanya, menjadikan sesuatu tersebut menempati pada tempat tertentu. Dan segala yang berbentuk membutuhkan sebuah tempat, dan yang membutuhkan yang lain adalah fakir. Dan ini tidak akan memiliki sifat Ketuhanan (Uluhiyah). Dari penjelasan ini maka sekiranya Tuhan bertempat, tidaklah aka...